Saat salat, orang tua boleh menggendong anak

Saat salat, orang tua boleh menggendong anak

Saat salat, orang tua boleh menggendong anak
Salat Tarawih di Masjid Istiqlal. ©2016 Lintastoday
Seorang ibu yang memiliki anak balita kerap kali merasa terganggu saat melaksanakan salat. Sebab, ketika tidak ada yang menjaga balita sering mengusik kekhusyukan sang ibu seperti sembunyi di balik mukena, duduk di pangkuan saat tahiyat akhir atau tiduran di atas sajadah.

Jika terjadi seperti itu, perasaan ibu terbagi dua antara salat dan anak. Lalu bolehkah seorang ibu salat sambil menggendong bayi?

Dikutip dari buku Muslimah Career karya Mia Siti Aminah, menggendong bayi saat salat boleh dilakukan. Bahkan Rasulullah SAW pernah melakukannya. Seperti diriwayatkan Abu Qatadah berbunyi "Nabi SAW pernah mengerjakan salat, sedangkan Umamah putri Zainab yakni putri Nabi SAW, ada di pundaknya. Jika Nabi SAW 'ruku', beliau meletakkan anak itu dan jika berdiri dari sujud, beliau mengembalikan dan meletakkannya kembali di atas pundaknya. Amir mengatakan 'Aku tidak menanyakan salat apa yang beliau lakukan itu'. Sebaliknya, Ibn Juraiji berkata, "Aku diberitahukan oleh Zaid bin Abu 'Itab dari Umar bin Sulaiman bahwa salat itu adalah salat subuh. Abu Abdurrahman, yakni Abdullah bin Imam Ahmad mengatakan bahwa Ibn Juraij menganggap sanad hadis ini baik. Yang dimaksud Ibn Juraij ini adalah orang yang menyebutkan bahwa itu adalah salat subuh,". (HR Ahmad, Nasa'i dan lainnya).

Dari hadis di atas tergambar betapa Rasulullah sangat sayang kepada anak kecil sehingga belaiu tidak ingin mengganggu kesenangan sang anak.

Diriwayatkan pula dari Abdullah bin Syaddad bahwa "Pada suatu ketika Rasulullah SAW keluar untuk mengerjakan salat siang (Zuhur atau Ashar). Beliau membawa Hasan atau Husen lalu maju ke muka dan anak itu diletakkan di depannya kemudian beliau bertakbir. Selanjutnya, beliau sujud dan sujudnya itu sangat lama. Akhirnya, aku mengangkat kepala ku. Ternyata aku melihat anak itu berada di atas punggung Rasulullah SAW. Aku pun kembali salat. Setelah selesai salat, para sahabatnya bertanya 'Ya Rasulullah, tadi lama sekali sujud yang engkau lakukan sehingga kami mengira telah terjadi sesuatu atau ada wahyu turun'. Nabi bersabda, 'Bukan!, hanya saja cucuku ini naik ke atas punggungku dan aku tak ingin menurunkannya dengan segera sampai ia merasa puas',". (HR Ahmad, Nasa'i dan lainnya).

Pada intinya jika orang tua sedang salat, jangan menjauhkan diri dari anak. Karena dengan demikian pula anak bisa mengetahui dan merekam gerakan salat. Hal itu sama saja mengajarkan salat kepada anak.
KOMENTAR. APA KOMENTAR ANDA?