Hari ke-28 Bulan Ramadan 502 H, lahir seorang imam ahli tajwid andal

Hari ke-28 Bulan Ramadan 502 H, lahir seorang imam ahli tajwid andal

Hari ke-28 Bulan Ramadan 502 H, lahir seorang imam ahli tajwid andal
Masjid Nabawi. ©Reuters
Pada hari ke 28 bulan Ramadan tahun 502 Hijiriah bertepatan dengan lahirnya seorang imam ahli qiraah dan ahli tajwid, Muhammad bin Khair bin Umar Al Lamtuni yang berasal dari Sisilla.

Di dalam kitab At Takmilah Likitab Ash Shillah (2/50) disebutkan, Imam Muhammad mengambil Sanad qiraah (bacaan Alquran) dari Abu Hasan Syuraih bin Muhammad, dan mendampinginya ketika Syaikh meninggal.

Imam Muhammad seorang muqri (ahli dan pengajar qiraah), ahli tajwid yang andal, muhaddits (ahli hadis), terhormat, cakap, sastrawan, ahli nahwu, ahli bahasa dan luas pengetahuannya. Dia juga terpercaya, baik dalam bergaul, berbudi pekerti dan penuh keutamaan. Tidak pernah bergaul dengan seseorang dan tidak seorangpun bergaul dengan dirinya kecuali dia memujinya.

Dikutip dari buku, Peristiwa-peristiwa Penting di Bulan Ramadan, karya Abdurrahman Al Baghdady, menerangkan bahwa Muhammad bin Khair bin Umar Al Lamtuni menjadi imam salat di Masjid Cordoba mulai tahun 573 Hijiriah hingga meninggal tahun 575 Hijiriah.

Jenazahnya diiringi oleh banyak orang, turut hadir pula sang wali Cordova, dan tidak seorang besarpun bergaul yang tidak hadir. Tanggal lahir beliau seperti yang dinukil dari tulisan Imam Muhammad sendiri, bahwa dia lahir pada malam Ahad tanggal 28 Ramadan tahun 502 Hijiriah.
KOMENTAR. APA KOMENTAR ANDA?