
Musriyadi. ©2017 Lintastoday
Musriyadi alias Cinkiong (37), tahanan Polres Kepulauan Meranti Provinsi Riau resmi masuk Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat dibimbing oleh ustad Fauzi pada Rabu (31/5). Sebelumnya dia merupakan pemeluk agama Buddha."Keputusan Cinkiong untuk memeluk Islam tersebut tidak ada paksaan dari pihak mana pun melainkan dari hati nuraninya sendiri," ujar Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah kepada merdeka.com, Rabu malam.

Sebagai seorang tahanan polisi, Cinkiong kerap melihat teman-teman satu sel senantiasa salat 5 waktu dan mengaji di dalam penjara tersebut. Lantunan ayat-ayat Alquran tersebut, membuat Cinkiong tergugah hatinya untuk memeluk agama islam .
"Cinkiong mengucapkan dua kalimat Syahadat langsung pagi tadi pukul 10.00 Wib bertempat di musala Polres Kep Meranti bertepatan dengan suasana bulan Suci Ramadan," kata Barliansyah.

Langsung sunat
Sebelum melaksanakan pengucapan dua kalimat syahadat, terlebih dahulu ustaz Fauzi memberikan tausiyah kepada Cinkiong dan memberikan pemahaman tentang rukun iman dan rukun Islam.
"Dia juga diajarkan untuk melaksanakan salat 5 waktu dan bertutur kata yang baik kepada sesama. Saling hormat menghormati saling sayang menyayangi terhadap sesama, sebagai bentuk wujud akhlak seorang yang memeluk agama Islam," jelas Barliansyah.
Setelah resmi memeluk agama islam, Cinkiong melaksanakan khitanan atau sunat di klinik Polres.
Selama Polres Kep Meranti berdiri dari tahun 2013 hingga tahun 2017 ini, sudah 4 tahanan yang menjadi mualaf termasuk Cinkiong.
