Pemprov DKI siapkan 3.674 bus untuk mudik Lebaran

Pemprov DKI siapkan 3.674 bus untuk mudik Lebaran

Pemprov DKI siapkan 3.674 bus untuk mudik Lebaran
Sidak Bus Mudik. ©2012 Lintastoday
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah bersiap menghadapi arus mudik lebaran 2017. Jelang mudik lebaran kali ini, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 3.111 bus reguler (AKAP DKI) untuk warga Jakarta yang ingin berangkat mudik. Disediakan juga ratusan bus bantuan.

"Itu terdiri dari 3.111 bus itu bus reguler, tetapi kita juga menyiapkan bus bantuan berjumlah 250 dari PPD, PT Mayasari Bakti, dari PT Sinar Jaya Megah Langgeng. Serta apabila ada lonjakan penumpang, kita juga sudah berkoordinasi dan bekerja sama dengan bus pariwisata, kita tambah 313 bus jadi total 3.674 bus yang disediakan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Andri Yansyah, di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Rabu (14/6).

Andri memaparkan, bahwa biasanya bus cadangan hanya digunakan sebesar 30 hingga 40 persen saja. Selain itu, semua bus cadangan yang disediakan tersebut juga harus melewati uji laik jalan (ramp check).

"Tapi memang biasanya itu hanya 30-40 persen yang terpakai bus cadangan pariwisata. Bus cadangan pariwisata ini juga harus melalui ramp check. Di samping ada stiker, dia juga ada yang namanya dispensasi, jadi kita yang mengeluarkan. Kalau dari luar Jakarta, luar Jakarta yang mengeluarkan," jelasnya.

Sebelumnya diketahui, ada indikasi penurunan penumpang angkutan umum di arus mudik lebaran 2017. Sedangkan penggunaan kendaraan pribadi saat lebaran di prediksi akan meningkat saat arus mudik lebaran 2017.

"Berdasarkan informasi dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, jumlah kendaraan diprediksi mengalami peningkatan ditahun 2017. Kendaraan pribadi dari 3,06 juta menjadi sekitar 3,48 juta kendaraan ditahun 2017 dan sepeda motor dari 5,14 juta menjadi 6,07 juta. Hal ini berbanding terbalik dengan prediksi penggunaan angkutan umum yang turun dari 4,42 juta penumpang menjadi 4,32 penumpang," kata Pelaksana Tugas Gubernur DKI Jakarta, Djarot Syaiful Hidayat, Rabu (14/6).
KOMENTAR. APA KOMENTAR ANDA?